IBM Corp. (IBM) (IBM)

Sejarah Perusahaan

IBM (International Business Machines), yang juga dikenal dengan nama panggilan  “Big Blue,” adalah perusahaan teknologi komputer yang terbentuk dari merger tiga perusahaan di tahun 1911 untuk membuat CTR (Computing Tabulating Recording Company). Salah satu dari perusahaan ini, Tabulating Machine Company, didirikan oleh Herman Hollerith tahun 1880an, menggunakan teknologi kartu pons yang mempersingkat sensus Amerika dan menjadi landasan pertumbuhan IBM di masa depan. 

Tahun 1924, nama perusahaan diubah menjadi IBM, atau International Business Machines. Thomas J. Watson, Sr., direktur perusahaan ini, mengembangkan operasional IBM dan menetapkan budaya perusahaan, termasuk slogan “THINK” yang terkenal dan kebijakan Pintu Terbuka. IBM bertahan dalam Depresi Besar di tahun 1930an dengan berinvestasi dalam pembuatan dan pengembangan, alih-alih melakukan perampingan. Hal ini terbayar ketika Undang-Undang Jaminan Sosial disahkan tahun 1935, karena surplus besar penemuannya telah menjadikannya sebagai satu-satunya pilihan sebagai “operasional akuntansi terbesar sepanjang masa.” IBM telah memimpin sebagian besar pengembangan komputasi modern; dan pada akhirnya memasarkan komputer pribadi pada tahun 1981. Ketika IBM kehilangan daya tarik dibanding Microsoft dan Intel di tahun 1990an dan mengalami kerugian besar, perusahaan membuktikan bahwa ia memiliki kemampuan untuk berubah dan pulih, dan berfokus pada re-branding dan inovasi terus menerus. 

IBM memiliki hak paten terbanyak dibanding perusahaan teknologi Amerika mana pun. Para karyawannya dikenal dengan berbagai penghargaannya termasuk hadiah Nobel dan yang lainnya. 

Perdagangan IBM: Yang Perlu Anda Ketahui

  • Laporan tahunan perusahaan, serta laporan pendapatan triwulan menyediakan gambaran jelas tentang kinerja perusahaan di masa mendatang dan tentang apakah melakukan perdagangan merupakan ide yang baik. Meskipun pendapatan IBM menurun, para analis percaya bahwa itu hanya sementara dan memberikan jendela peluang untuk membeli bagi investor jangka panjang. 
  • Teknologi komputer terus berkembang, dan perusahaan-perusahaan yang gagal melakukan inovasi akan tertinggal di belakang. IBM telah membuktikan bahwa dirinya dapat bertahan dan menemukan dirinya kembali. Sejarah kuat IBM dalam beradaptasi dengan perubahan lingkungan dan teknologi memungkinkan perusahaan itu sekali lagi beradaptasi dan bangkit menghadapi tantangan. 
  • Saat ini IBM mengubah fokusnya pada layanan awan dan meningkatkan produk-produk perangkat kerasnya. Perubahan terhadap produk dan layanan baru ini kemungkinan menghasilkan pertumbuhan baru. 

Siapa pun yang ingin memperdagangkan saham IBM harus menganalisis kondisi pasar secara cermat sebelum melakukan perdagangan. 

Berdagang IBM