Citigroup (C)

Sejarah Perusahaan

Citigroup adalah salah satu bank Empat Besar yang diberi label “terlalu besar untuk dibiarkan bangkrut” oleh pemerintah AS. Ini adalah perusahaan layanan keuangan global yang didirikan tahun 1998 melalui merger antara bank Citicorp dan Travelers Group, sebuah konglomerat keuangan. Citigroup mengoperasikan 200 juta rekening pelanggan di 140 negara dan memiliki 16.000 kantor di seluruh dunia. Akar perusahaan ini adalah City Bank of New York, yang ditetapkan oleh Negara Bagian New York pada tahun 1812. Di tahun 1895, National City Bank of New York (karena namanya diubah) menjadi bank Amerika terbesar, dan di tahun 1929, menjadi bank komersial terbesar di dunia. Perusahaan ini memelopori sejumlah layanan perbankan seperti bunga majemuk pada rekening tabungan, giro nasabah, dan pinjaman pribadi tanpa jaminan. Tahun 1998, Citicorp bergabung dengan Travelers Group untuk membentuk Citigroup. Peristiwa ini tetap menjadi merger terbesar dalam sejarah AS. Citigroup mengalami kerugian besar dalam krisis hipotek subprima di tahun 2008, tetapi karena bank ini dianggap terlalu besar untuk dibiarkan bangkrut, pemerintah AS menawarkan paket dana talangan yang berjumlah sama dengan pengambilalihan saham ekuitas sebanyak 36% di dalam perusahaan, sehingga mencegah Citigroup dari kebangkrutan. Citigroup membayar kembali kepada pemerintah secara penuh di tahun 2010 dan pemerintah AS juga mendapatkan keuntungan dari penjualan sahamnya. Perdagangan Citigroup: Yang Perlu Anda Ketahui

  • Laporan tahunan Citigroup dan laporan pendapatan triwulan bisa menyediakan gambaran tentang kinerja perusahaan di masa mendatang. Mereka mendapat pukulan keras di tahun 2008 saat terjadi krisis keuangan global, dan meskipun perusahaan telah mengembalikan uang bantuan darurat federal, namun Bank Sentral melaporkan bahwa mereka gagal menghadapi ujian tekanan di tahun 2012 yang akan memastikan bank memiliki cukup modal untuk selamat dari skenario yang sama seperti ketika menghadapi krisis di tahun 2008. Akibat dari ujian tekanan masa depan itu akan berdampak langsung terhadap harga saham.
  • Dana talangan pemerintah menyebabkan saham mengendap dan menimbulkan citra negatif terhadap Citigroup. Harga saham masih tetap rendah dibanding harga rata-rata, berarti sekarang saat yang baik untuk melakukan pembelian karena analis memprediksi pemulihan perusahaan yang berkelanjutan.
  • Suku bunga kemungkinan meningkat setelah suku bunga rendah bertahun-tahun. Lingkungan dalam suku bunga yang meningkat merupakan hal positif bagi bank, yang mendapat keuntungan dari suku bunga yang tinggi.

Siapa pun yang ingin memperdagangkan saham Citigroup harus meneliti kondisi pasar, serta kinerja lampau dan kinerja terbaru perusahaan dengan cermat, dan melakukan analisis sebelum melakukan perdagangan.

Berdagang Citigroup