Canopy Growth Corporation (CGC)

Sejarah Perusahaan

Canopy Growth Corporation adalah nama baru dari Tweed Marijuana Inc., yang didirikan pada tahun 2014 di Ontario, Kanada, oleh Bruce Linton dan temannya, Chuck Rifici. Perusahaan ini berganti nama pada tahun 2015, sebagian untuk membuatnya lebih menarik bagi investor di negara-negara tempat mariyuana, atau ganja medis, masih memiliki reputasi negatif.

Perusahaan ini mulai diperdagangkan dengan kode saham CGC di NYSE pada bulan Mei 2018. Linton merupakan co-CEO-nya saat ini, bersama dengan Mark Zekulin, yang juga merupakan Presiden CGC. Canopy masuk saat ledakan ganja medis dimulai, setelah memprediksi dengan tepat bahwa pemerintah Kanada akan sepenuhnya melegalkan produksi, penjualan, dan penggunaan tanaman ini. Ini telah diundang-undangkan di Kanada pada tanggal 17 Oktober 2018.

Dari akarnya sebagai bisnis rumahan, yang memanfaatkan gedung yang dulunya merupakan pabrik bir, Canopy Growth meroket menuju kepopuleran dan kekayaan. Kapitalisasi pasar mereka tumbuh menjadi $14 juta pada bulan Oktober 2018, dan Linton dinobatkan menjadi CEO Tahun ini oleh lembaga bisnis Kanada yang bergengsi.

Perdagangan Canopy Growth: Hal Yang Perlu Anda Ketahui

  • Harga pembukaan saham CGC sedikit terlalu tinggi. Sahamnya dibuka dengan harga $30,85, namun turun sedikit menjadi $28,20 di akhir perdagangan, merugi 6,22%. Hal itu berarti ekuitas hari pembukaannya mencapai $7,48 miliar di Bursa Saham Toronto (TSX).
  • Pada tanggal 3 Januari 2019, harga saham CGC di NYSE adalah $28,92. Sangat stabil jika dilihat dari harga saham hari pembukaan. Hal ini mencerminkan fakta bahwa kepercayaan terhadap masa depan pasar ganja medis tetap tinggi.
  • Kanada menjadi negara G7 atau G20 pertama yang memperkenalkan undang-undang pengesahannya. Hal ini saja merupakan dorongan bagi sebagian investor untuk meyakini bahwa perekonomian utama lainnya akan menyusul. Negara-negara ini akan memantau keberhasilan atau kegagalan relatif dari perundang-undangan di Kanada. Harga saham CGC kemungkinan besar akan mengikuti kepercayaan pada perkembangan tersebut.
  • CGC memelopori pengembangan kapsul lunak, yang memasukkan ganja medis ke sediaan yang dapat dikunyah. Ini ditujukan tepat pada pasar afrodisiak, yang diprediksi sebagai area pertumbuhan bagi perusahaan di masa mendatang.
  • Pada bulan November 2018, CGC menyelesaikan kesepakatan dengan produsen bir, anggur, dan minuman beralkohol, Constellation Brands, yang bernilai $5 miliar bagi perusahaan. CGC berkeinginan untuk memasukkan ganja medis ke produk minuman, termasuk minuman bantu tidur.
  • CGC memiliki kepentingan bisnis di Australia, Brasil, Chili, Republik Ceko, Denmark, Jerman, Jamaika, Lesotho, dan Spanyol. Bisnis ini merupakan gabungan dari produsen farmasi dan penanaman ganja medis.
  • Sejumlah ahli memprediksi harga saham CGC naik menjadi lebih dari $50 selama tahun 2019.

Siapa pun yang ingin memperdagangkan saham Canopy Growth harus menganalisis situasi sektor pasar saat ini dengan cermat sebelum melakukan perdagangan.

Berdagang CGC