BNP Paribas

Sejarah Perusahaan 

BNP Paribas, sebuah bank yang berkantor pusat di Paris dan London, didirikan tahun 2000 dari hasil merger Banque Nationale de Paris (BNP) dan Paribas, yang menjadikannya bank terbesar keempat di seluruh dunia berdasarkan asetnya dan bank terbesar di Zona Euro. 

Setelah Perang Dunia II, Menteri Keuangan Prancis memulai reorganisasi perbankan secara besar-besaran. Di tahun 1946, beberapa bank terbesar keempat Prancis dinasionalisasi, dan di tahun 1966, pemerintah menggabungkan dua bank terkemuka untuk dijadikan Banque Nationale de Paris (BNP). BNP diprivatisasi lagi tahun 1993 di bawah pemerintahan Chirac. 

BNP dan Paribas merger bulan Mei 2000. Tanggal 9 Agustus 2007, di awal krisis hipotek subprima, BNP Paribas adalah bank pertama yang menyadari dampak krisis tersebut dan menutup dua pendanaan yang diekspos. Reaksi cepat tersebut menyelamatkan bank dari kerugian besar yang dialami oleh bank-bank Eropa lainnya. Ternyata, perusahaan ini membukukan keuntungan untuk tahun 2008 selama puncak krisis.

Perdagangan BNP Paribas: Yang Perlu Anda Ketahui

  • Divisi terbesar BNP Paribas adalah unit perbankan ritel, yang terkonsentrasi di Eropa (Prancis, Italia, Luksemburg, dan Belgia khususnya). Perusahaan ini juga memiliki BancWest, yang beroperasi di AS Bagian Barat dan Hawaii. BNP Paribas telah hadir di lebih dari 80 negara dan ikut serta dalam Global ATM Alliance yang membolehkan pelanggan beberapa bank internasional untuk menggunakan kartunya di dalam aliansi tersebut tanpa biaya tambahan. Selain divisi ritel, bank ini juga memiliki unit Perbankan Perusahaan dan Investasi. 
  • BNP Paribas meraih gelar Bank of the Year tahun 2012 dari International Financing Review.
  • Laporan keuntungan tahunan dan triwulan menyediakan gambaran berharga tentang tingkat pertumbuhan potensial perusahaan. Para pedagang harus tetap memperhatikan dengan cermat berita tentang berbagai peristiwa yang bisa memengaruhi harga saham. 
  • Setelah lolos dari bencana krisis kredit tahun 2008, bank berfokus pada restrukturisasi bisnisnya untuk menyesuaikan diri dengan peraturan yang lebih ketat. BNP Paribas memiliki peringkat utang A+ dan mengharapkan pertumbuhan pendapatan yang besar. 

BNP Paribas, karena berhasil mengendalikan krisis hipotek subprima dan berhasil dalam restrukturisasi lanjutan, berada di jalur yang tepat menuju pertumbuhan. Para pedagang yang tertarik dengan BNP Paribas harus melakukan analisis yang cermat mengenai bank ini sebelum melakukan perdagangan. 

Berdagang BNP Paribas